Rabu, 24 Oktober 2012

MEROKOK SEJAK USIA DINI DAPAT MENINGKATKAN RESIKO SAKIT JIWA ( GILA )


MEROKOK SEJAK USIA DINI DAPAT MENINGKATKAN RESIKO SAKIT JIWA ( GILA ).

By: Ramadhan Fitria 


Terus terang saya prihatin sekali melihat anak-anak yang masih usia SMP bahkan SD sudah mulai merokok, saya sempat kaget ketika melihat sebuah tulisan di surat kabar bahwa angka merokok usia dini di Indonesia termasuk sangat tinggi dan terus meningkat tiap tahunnya. Di Asia negara kita menempati urutan pertama jumlah perokok dini, benar-benar memprihatinkan.

MENINGKATKAN RESIKO SAKIT JIWA / GILA PADA USIA 25 TAHUN KE ATAS.
Selain menyebabkan banyak sekali penyakit seperti kanker paru-paru, kanker payudara, kanker otak, ginjal serta berbagai macam penyakit akibat merokok, ternyata merokok juga dapat menyebabkan sakit jiwa alias gila, bagi para perokoknya.

Menurut riset baru-baru ini di Amerika, menyebutkan jika seorang anak yang sudah mulai merokok sejak usia di bawah 15 tahun, maka si anak ini akan mempunyai resiko terkena gangguan jiwa pada usia 25 tahun ke atas.

Pada saat usia di bawah 15 tahun adalah masa dimana sedang terjadi pertumbuhan fisik yang pesat pada anak pada umumnya, terlihat dari pertumbuhan fisiknya yang bertambah tinggi dengan cepatnya, termasuk perkembangan sel-sel otak yang sedang menuju tahap selanjutnya yaitu tahap otak dewasa, pada masa ini sel-sel otak sangat memerlukan distribusi /suplai oksigen dari darah jauh melebihi sel-sel organ tubuh yang lain, agar metabolisme sel-sel otak ini baik, sehat dan dapat berkembang secara maksimal.



Namun hal berbeda jika ini terjadi pada anak yang sudah merokok di bawah usia 15 tahun, racun-racun seperti nikotin, tar, karbon monoksida, klorin, dioksin, arsenik ( racun yang membunuh Munir aktifis HAM tahun 2003), akan sangat menghambat suplai / distribusi Oksigen ke Otak.

Zat yang paling merusak adalah Karbon Monoksida ( CO ), karbon monoksida adalah sebuah ikatan atom antara satu atom oksigen dengan satu atom karbon, hal ini membuat ikatan atom karbon monoksida sangat tidak stabil dan akan segera merampok oksigen di sekitarnya untuk menjadi Karbon Dioksida ( CO2 ) yang stabil, sehingga ketika karbon monoksida yang berasal dari rokok itu mengalir bersama aliran darah, maka zat ini akan merampok oksigen yang berada di sekitarnya yang juga dibawa oleh darah, akibatnya suplai oksigen ke sel-sel otak yang sangat dibutuhkan terhambat dan sel-sel otak menjadi mal oksigen ( kekurangan oksigen ).

Hal ini jelas sangat mengganggu dan bahkan merusak perkembangan sel-sel otak pada anak-anak perokok tadi, karena sel-sel itu akan rusak sebelum berkembang, akibatnya konsentrasi anak terganggu, prestasi di sekolah juga menurun drastis, serta sangat beresiko terkena banyak penyakit termasuk Gila di usia mendatang.

Jadi buat orang tua mohon diawasi putra-putrinya untuk tidak terjerumus pada rokok, karena sangatlah berbahaya bagi anak-anak. Gak Cuma buat anak-anak saja tapi buat yang dewasa juga iya, karena anak-anak kan meniru orang dewasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar